IMG20180609151807.jpg

accomodation

Dwibahasa (Indonesia dan Inggris).

Bilingual (Indonesia and English).

Kami bercita-cita hidup di desa, di atas sepetak tanah yang cukup untuk tempat tinggal, bertanam, beternak, sebuah ruang belajar komunitas, dan beberapa unit akomodasi Rumah Kayon. Sementara cita-cita tersebut sedang diwujudkan, Rumah Kayon kami mulai dengan menawarkan satu kamar di rumah yang kami tinggali saat ini di kota Salatiga. Rumah biasa era 80an di tengah kampung, namun sentuhan-sentuhan artistik-eklektik disana-sini membuatnya unik dan hidup ... dan maka jadi tidak biasa! Salatiga adalah kotamadya kecil di kaki gunung tengah-tengah pulau Jawa; dari Rumah Kayon hanya perlu 10 menit berkendara untuk mencapai pusat kota. Salatiga juga kota strategis; 1 jam perjalanan darat dari / ke bandara Ahmad Yani di ibu kota propinsi Jawa Tengah - Semarang, 1 jam dari / ke bandara Adi Sumarmo di Surakarta yang terkenal sebagai kota batik, kemudian 2,5 jam dari / ke bandara Adi Sucipto di kota seni-budaya-sejarah Yogyakarta, dan jika naik ke atas menyusuri Gunung Merbabu kita akan mencapai kota Magelang dengan Candi Borobudurnya dalam waktu 1,5 jam.

 

We aspire to live in the village, on a plot of land enough to live, grow plants and tress, raise chickens, make a community space and some Rumah Kayon's accommodation units. While we work towards these dreams, our Rumah Kayon begins by offering one room in the house we live in today in the city of Salatiga. An ordinary 1980s house in the middle of the kampung, but with artistic-eclectic touches here and there makes our home unique and alive ... and not so ordinary at all! Salatiga is a small city at the foot of Merbabu mountain in the middle of the island of Java; from Rumah Kayon we are only 10 minutes drive from the town and market center. Salatiga is a strategic city; only 1 hour journey  from Semarang (Ahmad Yani) airport the capital of Central Java province, 1 hour from Surakarta (Adi Sumarmo) airport the famous batik city, and 2.5 hours to Yogyakarta (Adi Sucipto airport) a city famous for its vibrant arts culture and history. And from Salatiga if we climb up through the Merbabu Mountain we reach Magelang city with its famous Borobudur temple within 1.5 hours.

1 Kamar Rp. 150.000 per malam.
Lebih dari 2 malam mendapat potongan.
Check in dan check out, fleksibel dengan kesepakatan.

 

1 Bed Room IDR 150.000 per night.
More than 2 nights, will be discounted.
Check in and check out, flexible by arrangment.

Fasilitas :
Gratis : Internet berkecepatan tinggi, kipas angin, sarapan.
Dengan biaya : Penjemputan dan pengantaran dari / ke bandara dan stasiun KA (Semarang, Solo, Jogja).
Tamu bisa memanfaatkan dapur dan perlengkapannya.
Parkir roda empat aman.
Pengurus rumah tangga siap membantu (dalam waktu tertentu).

 

Fasicilities :
Free: High-speed internet connection, fans, breakfast.
Additional cost : airport and train station pick up and drop off (Semarang, Solo, Jogja).
Guests are free to use the kitchen and utensils.
Secure car park.
Housekeeper is availabe (within a specified time).